Rabu, 04 April 2012

Pengertian APBN


1.Pengertian APBN dan APBD

APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negaraadalah daftar mengenai penerimaan dan pengeluaran negarauntuk jangka waktu tertentu, biasanya satu tahun. Namunsebelum menyusun APBN terlebih dahulu disusun perencanaanmengenai pengeluaran dan pemasukan uang negara, yangdisebut Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(RAPBN). RAPBN disusun pemerintah untuk satu tahun yangakan datang. Apabila RAPBN disahkan maka APBN mulaidiberlakukan dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desemberpada tahun anggaran yang dimaksud.Seperti halnya pemerintah pusat, pemerintah daerah baik pemerintahdaerah tingkat I (provinsi) maupun pemerintah daerah tingkat II (kotamadya/ kabupaten)juga menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD). APBD merupakan daftar mengenai penerimaan dan pengeluarandaerah untuk jangka waktu tertentu, biasanya satu tahun. Sebelum menyusunAPBD terlebih dahulu juga disusun Rancangan Anggaran dan Belanja Daerah(RAPBD). Apabila RAPBD disetujui maka selanjutnya disahkan menjadiAPBD. Periode berlakunya APBD dari tanggal 1 Januari sampai 31Desember pada tahun anggaran yang dimaksud.
ASUMSI APBN
Dalam penyusunan APBN, pemerintah menggunakan 7 indikator perekonomian makro, yaitu:
1. Produk Domestik Bruto (PDB) dalam rupiah
2. Pertumbuhan ekonomi tahunan (%)
3. Inflasi (%)
4. Nilai tukar rupiah per USD
5. Suku bunga SBI 3 bulan (%)
6. Harga minyak indonesia (USD/barel)
7. Produksi minyak Indonesia (barel/hari)



Struktur dan Susunan APBN
· Pendapatan Negara dan Hibah
1. Penerimaan Pajak
2. Penerimaan Bukan Pajak (PNBK)
· Belanja Negara
1. Belanja pemerintah pusat
2. Anggaran Belanja untuk Daerah
· Keseimbangan Primer Perbedaan Statistik
· Surplus/ Defisit Anggaran
· Pembiayaan

 Prinsip-prinsip Dalam APBN
· Prinsip Anggaran APBN
· Prinsip Anggaran dinamis
· Prinsip Anggaran Fungsional
2.Tujuan APBN dan APBD
Tujuan APBN atau APBD adalah sebagai pedoman penerimaan dan pengeluaran  negara  untuk daerah dalam melaksanakan  kegiatan  atau  program-program  pembangunan  sehingga  dapat  meningkatkan  pertumbuhan  ekonomi.

Fungsi APBN

Anggaran pendapatan dan Belanja Negara harus memenuhi fungsi alokasi, distribusi dan stabilisasi.

a. Fungsi alokasi
Di dalam APBN dijelaskan bahwa sumber pendapatan dan pendistribusiannya. Pendapatan yang paling besar dari pemerintah berasal dari pajak. Penghasilan dari pajak yang diterima dapat dialokasikan ke berbagai sector pembangunan. Dengan pedoman APBN, pendapatan yang diterima yang bersumber dari pajak dapat digunakan untk membangun sarana-sarana umum seperti jembatan, jalan, taman umum dan pengeluaran lainnya yang bersifat umum.


b. Fungsi distribusi
Penggunaan pajak yang ditarik dari masyrakat dan masuk menjadi pendapatan pada APBN tidak selalu harus diartikan untuk kepentingan umum. Tetapi dapat juga didistribusikan dalam bentuk dana subsidi dan dana pensiun. Pengeluaran pemerintah semacam ini disebut transfer payment. Transfer payment dapat membatalkan pembiayaan ke salah satu sector, kemudian dipindahkan ke sector yang lain. Fungsi inilah yang disebut fungsi distrbusi pendapatan.

c. Fungsi stabilisasi

APBN berfungsi sebagai pedoman agar pendapatan dan pengeluaran keuangan Negara teratur sesuai dengan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, akan mempermudah pencapaian berbagai sasaran yang telah ditetapkan. Dengan penetapan APBN sesuai alokasi yang ditentukan akan menjaga kestabilan arus uang dan barang sehingga dapat menghindari terjadinya inflasi atau deflasi.

Dampak APBN Terhadap Kegiatan Perekonomian
Dengan APBN, dapat diketahui arah, tujuan, serta prioritas pembangunan yang akan dan sedang dilaksanakan. Dengan demikian, peningkatan pembangunan sarana dan prasarana ekonomi juga akan meningkatkan produktivitas faktor-faktor produksi. Peningkatan sumber daya manusia yang dapat menerapkan teknologi tinggi dalam proses produksi, sehingga hasil-hasil produksi semakin meningkat. Peningkatan produksi yang tidak dikonsumsi akan meningkatkan tabungan masyarakt. Akhirnya, peningkatan tabungan akan meningkatkan investasi sehingga semakin banyak barang dan jasa yang tersedia bagi masyarakat.
Peran Pajak dalam APBN
Dalam APBN, pajak tergolong pendapatan non migas. Jika ditinjau dari susunan atau komponen APBN yang sebagian besarnya pendapatan negara diterima dari sektor pajak, jelas bahwa pajak sangat berpengaruh pada pendapatanIndonesia. Struktur pendapatan negara didominasi sumber-sumber penerimaan dari pos-pos perpajakan, karena Pemerintah lebih memfokuskan menggali sumber-sumber dana di dalam negeri dan menghindari utang luar negeri. Itulah maka pada APBN 2011 hibah memiliki jumlah yang paling sedikit daripada sumber pendapatan Negara lainnya.


     Penerimaan perpajakan didominasi oleh sumber-sumber antara lain pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai barang atau pajak penjualan barang mewah, pajak bumi dan bangunan, penerimaan cukai dll. Dari tahun ke tahun penerimaan/pendapatan negara dari pajak terus meningkat. Ada beberapa alasan mengapa pajak begitu penting bagi APBN yaitu:

1.PPh memberikan sumbangsih yang tidak kecil pada pendapatan negara, hal ini dikarenakan PPh adalah jenis pajak langsung dengan tarif progresif, pajak ditanggung oleh wajib pajak bersangkutan dan besar pajak akan semakin besar bila pendapatan yang diterima juga semakin besar.
Pendapatan Negara yang diterima untuk digunakan di APBN 2011 dari pajak penghasilan berjumlah 420.493,8 triliun.
2. Cukai adalah pungutan oleh negara secara tidak langsung kepada konsumen yang menikmati/menggunakan obyek cukai. Obyek cukai pada saat ini adalah cukai hasil tembakau(rokok, cerutu dsb), Minuman mengandung alkohol / Minuman keras. Harga sebungkus rokok yang dibeli oleh konsumen sudah mencakup besaran cukai didalamnya. Pada APBN 2011, cukai yang menjadi pendapatan Negara berjumlah 62.759,9 triliun.
3. Pajak Pertambahan Nilai adalah pajak yang dikenakan pada suatu barang atau jasa dalam peredarannya dari produsen ke konsumen. Indonesia menganut sistem tarif tunggal untuk PPN, yaitu sebesar 10%. Dasar hukum utama yang digunakan untuk penerapan PPN di Indonesia adalah Undang-Undang No. 8/1983 berikut revisinya, yaitu Undang-Undang No. 11/1994 dan Undang-Undang No. 18/2000.
Pendapatan negara yang didapat dari Pajak Pertambahan Nilai berjumlah 312.110,0 triliun.
4. Pajak Bumi dan Bangunan adalah pajak yang dipungut atas tanah atau bangunan bagi orang atau badan yang mempunyai hak dan memiliki manfaat atasnya. Dasar pengenaan pajak dalam PBB adalah Nilai Jual Objek Pajak, yang besarnya ditentukan berdasarkan harga pasar pertahunnya dan ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Pajak Bumi dan Bangunan di pendapatan negara APBN 2011 berjumlah 27.682,4.

Keempat pajak di atas adalah penyumbang terbesar pada pendapatan negara. Masih banyak pajak lainnya, tetapi jumlah kesemua pajak tersebut tetap lebih kecil.

          Sementara alokasi dana APBN yang didapat dari penerimaan perpajakan, penerimaan bukan pajak dan hibah digunakan untuk belanja negara dan pembiayaan lainnya. Belanja negara dalam tahun 2011 ditetapkan sebesar Rp1.229,6 triliun. Jumlah itu terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp836,6 triliun dan transfer ke daerah Rp393,0 triliun.

         Menurut jenis belanja, belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja pegawai Rp180,6 triliun, belanja barang Rp132,4 triliun, belanja modal Rp121,9 triliun, pembayaran bunga utang Rp115,2 triliun, subsidi sebesar Rp187,6 triliun, belanja hibah Rp771,3 miliar, bantuan sosial Rp61,0 triliun, dan belanja lain-lain Rp15,3 triliun.

          Subsidi sebesar Rp187,6 triliun terdiri atas subsidi energi sebesar Rp136,6 triliun, subsidi listrik Rp40,7 triliun dan subsidi non energi Rp51,0 triliun. “Subsidi non energi terdiri atas subsidi pangan Rp15,3 triliun, subsidi pupuk Rp16,4 triliun, subsidi benih Rp120,3 miliar, subsidi/bantuan PSO sebesar Rp1,9 triliun dan subsidi pajak ditanggung pemerintah sebesar Rp14,8 triliun,”.



D

SUMBER



Kamis, 22 Maret 2012

Pengamatan Tentang Penjual Bunga(Dsar Pemasaran)

Pengamatan Tentang Penjual Bunga   
            Tidak ada yang istemewa dengan ibu penjual bunga ini… Hanya saja, menjadi agak penasaran ketika mencoba berjalan-jalan ke pasar lama di dekat sungai besar di Bekasi dan bertemu dengan ibu penjual bunga ini. Duduk menyempil di depan warung elektroniknik yang cukup ramai, berada diantara trotoar tempat orang lalu lalang, dengan  bunga segar dan daun yang  dirangkai  menggunakan tali, dan wadah sedang untuk menaruh dagangan. Ibu ini berusia diatas 50 tahun menurutku, mungkin lebih dari itu… nampak tersenyum ketika aku berjalan dua kali melewatinya. Bunga-bunga yang dijual ibu ini biasanya digunakan untuk pergi kepemakaman,ucapan selamat, mandi buat adat nikahan, atau biasanya digunakan untuk mandi ketika hari raya, biasa disebut dengan bunga rampai… sehingga pertanyaan mendasar ketika melihat ibu penjual bunga, siapa yang akan membeli dagangannya?. Bukankah tidak setiap hari orang membutuhkannya.. Maksudku tidak seperti beras, ikan atau kebutuhan sehari-hari lainya.
Rasanya selalu penasaran menebak bagaimana pikiran orang-orang yang hari demi hari berjuang menyambung nasib hidupnya… jadi, apa yang mereka pikirkan selama menunggu pembeli datang??. Sadarkah kira-kira kalau barang dagangan mereka jarang dibutuhkan oleh orang lain.  Logika matematika dan teori ekonomi mungkin tidak mampu menjelaskan bagaimana mereka bisa menucukupi kebutuhan sehari-harinya. Tapi tangan Tuhan selalu menggerakan hati mereka untuk terus membeli walaupun barang ini tidak terlalu dibutuhkan.. entah karena kasihan atau hanya memenuhi kebutuhan sekunder mereka… Ini adalah cara Tuhan memberikan bukti bahwa rejeki selalu ada untuk mereka yang berusaha.
Sebelumnya, saya membaca blog bagus dari seorang Dosen yang membuat saya kembali ke penjual bunga itu… membeli dua rangkai bunga dan kemudian memikmati senyum sang ibu tua yang mengharukan itu…. Dosen berkata dalam tulisannya bahwa kadang kala untuk membantu orang lain, kita memang harus membeli barang-barang yang kadang tidak punya manfaat buat kita tapi justru bisa menyambung hari-hari selanjutnya seseorang untuk bekerja dengan halal. Dan saya ingin menambahkan bahwa hidup itu memang saling terkait ya… kadang-kadang Tuhan bekerja dengan caraNya untuk membuat mereka bertahan, termasuk menggerakan hatiku untuk membaca tulisan di blog dosen dan meringankan langkah kembali kepada ibu itu.
Jadi hari ini ada hal yang kudapatkan….
Tuhan itu tidak pernah tidur, dan Dia selalu tau bagaimana caranya memberi rejeki kepada mereka yang dengan tulus dan iklas tetap bekerja dengan halal… bahkan logika manusia tidak mampu menjangkau cara keajaiban yang diberikannya….
 Dan Ya Rabb… selalu ada cara untuk bagiMu dalam mengajarkan ku sesuatu
Semoga terus bisa memaknai setiap detik yang sungguh sangat berarti ini
Alhamdulilah J

Peluang Bisnis Bunga Mawar Saat Valentine
Saya pergi ke toko-toko bunga plastik, membeli segepok bunga mawar, memotongnya per tangkai, kemudian http://vividamayanti.com/wp-content/uploads/2012/02/rose.jpgmengemasnya ulang dalam plastik dan diberi pemanis berupa pita..
Saya juga mempergunakan printer di rumah untuk membuat kartu valentine.. Nah kedua benda inilah yang kemudian saya titipkan di toko-toko (terutama yang dekat dengan sekolah menengah) untuk dijual.

Hasilnya lumayan… dengan modal (waktu itu) Rp. 1.250/tangkai, saya bisa menjualnya dengan harga Rp. 3.500/tangkai, sedangkan toko menjualnya Rp. 4.000
Untuk kartu valentine, dijual seharga Rp. 2.500,- dengan modal tak lebih dari Rp. 1.500/kartu..

Memang sih ramenya hanya satu momen aja… laris banget itu sekitar 1 minggu menjelang valentine sampai saat hari H. Abis itu ya nggak ada yang beli hehe… tapi 80% kartu dan mawar terjual… sisanya bisa dijual tahun depannya lagi…
ekonomi.kompasiana.com/wirausaha/2012/02/15/peluang-bisnis-bunga-mawar-saat-valentine/

Cara Memulai Usaha Toko Bunga


Kali ini saya membawakan ide bisnis yang mungkin sudah dikenal di masyarakat yaitu bisnis bunga. Biasanya peminta bunga hias lumayan tinggi dan anda pun bisa memulai bisnis ini, bahkan di pekarangan rumah bisa dijadikan sebagai Toko Bunga.
http://rahasiadiva.com/wp-content/uploads/2011/04/papan-bunga-rahasiadiva-com-150x150.jpgUsaha apapun yang berhubungan dengan tanaman membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan bisnis, karena bisnis ini memerlukan ketelatenan. Apalagi tanaman bunga. Untuk mulai usaha yang satu ini, Anda perlu mencintai tanaman bunga.
Berikut ini adalah hal-hal penting yang perlu Anda penuhi untuk mulai membuka toko bunga.
1. Pertama, Anda harus memahami dan mencintai bunga. Jika Anda melakukan bisnis ini hanya berdasarkan niat mencari keuntungan semata, Anda pasti akan merasa bisnis ini hanya sekadar pekerjaan. Padahal, untuk mengurusi bunga-bunga, Anda harus bersemangat dan menjadikannya seperti hobi.
http://rahasiadiva.com/wp-content/uploads/2011/04/bisnis-bunga-rahasiadiva-com-150x150.jpg2. Memiliki kreativitas. Dalam mengatur bunga perlu kreativitas. Pelanggan ingin desain berkualitas dan eksklusif, tentunya memiliki perbedaan dari pedagang lainnya. Semua orang ingin menjadi istimewa.
3. Memiliki kemampuan memadu madankan warna yang baik. Desain bunga yang kreatif dengan kombinasi warna yang serasi. Komposisi dan desain adalah dua hal yang saling mendukung untuk membuat karangan bunga Anda terlihat indah.
4. Seperti layaknya bidang usaha lainnya, Sebuah toko bunga juga harus memiliki tampilan yang ramah dan menyenangkan. Tidak hanya tokonya, pemilik dan pelayannya juga perlu bersikap ramah, hangat, dan ceria dalam melayani pelanggan. Sehingga pelanggan merasa nyaman.
5. Seorang penjual bunga harus mampu membaca pikiran pelanggan. Anda harus tahu bunga apa yang mereka butuhkan, apakahhttp://rahasiadiva.com/wp-content/uploads/2011/04/rangkaian-bunga-rahasia-diva-com-150x150.jpg untuk pacarnya, ibunya, untuk acara berkabung, atau sekadar bunga hiasan di meja makan? Keterampilan ini sangat penting untuk penjual bunga juga.
6. Anda juga harus memahami seandainya ada pembeli bunga yang memesan pada menit terakhir. Hargai kepentingan dan kebutuhan pelanggan, jangan menolak permintaan mereka.
http://rahasiadiva.com/cara-memulai-usaha-toko-bunga/

Kendala Aksesbilitas
Kebanyakan pembeli bunga dan tanaman hias berasal dari daerah Bandung. Namun, tak sedikit pula pembeli yang datang dari luar kota, seperti Semarang, Cirebon, Jakarta, Garut, dan Palembang. Bahkan, ada pula pembeli dari luar negeri seperti Belanda dan Malaysia, dan Jepang. Namun, seperti roda yang bergulir, kadang di atas, kadang pula di bawah, bisnis penjualan bunga dan tanaman hias di Cihideung pun mengalami masa pasang-surut.
Masa gemilang penjualan bunga adalah sekitar tahun 2006-2007. Namun, setelah itu, penjualan bunga turun drastis hingga tahun ini.
"Dulu, sekitar 3 tahun lalu, biasanya terjual 300-400 tanaman dalam sehari. Kebanyakan datang dari daerah Sumatera seperti Palembang dan Lampung. Mereka datang dengan truk-truk besar dan memborong tanaman. Kini, tidak ada lagi. Pembelian kebanyakan oleh individu yang hanya membeli satu-dua tanaman saja," tutur Wacih pada Sabtu (17/7/2010).
Merosotnya omzet penjualan bunga membuat Wacih menurunkan jumlah bibit tanaman, yang mau tidak mau berefek pada jumlah pekerjanya. Dari 15 orang pekerja, Wacih memangkas jumlahnya hingga menjadi 7 orang.
Saat ditanya alasan penurunan pembelian tersebut, Wacih menggeleng lemah. Ia mengaku tak tahu menahu apa yang terjadi. Persaingan penjualan bunga dan tanaman hias memang ketat. Namun, tiap penjual bunga dan tanaman hias memiliki tanaman andalannya sendiri, misalnya teratai atau anggrek. Tak semua menanam krisan dan kastuba.
Sempat terpikir di benak Wacih, untuk mengalihkan usahanya menjadi kebun stroberi. Namun, kecintaannya pada bunga dan tanaman hias membuat ia mengurungkan niat tersebut.
Kendala yang menyelimuti "Jalan Seribu Bunga" ini adalah aksesbilitas. Untuk mencapai obyek wisata jelita ini, pengunjung harus melewati ruas jaIan sempit yang terjal dan berlubang.
Jalan ini menyulitkan terutama jika dilewati dengan kendaraan roda empat. Anda harus bersabar ketika berpapasan dengan kencaraan lain atau bus-bus yang mengangkut para wisatawan. Karena itu, perbaikan jaringan jalan patut menjadi perhatian utama jika wilayah hendak dijadikan daerah tujuan wisata alam di sebelah utara Bandung.




Ancaman :
-          Banyak pesaing disebelahnya
-          Tidak setiap hari orang memerlukan bunga.
-          Ada beberapa jenis bunga yang sulit didapat 








http://travel.kompas.com/read/2010/07/21/07371933/Cihideung..Jalan.Seribu.Bunga

Rabu, 21 Maret 2012

Perekonomian Sosialis Terbuka dan Tertutup


Sistem Ekonomi Sosialis (Sosialisme)

Ciri-ciri sistem ekonomi Sosialis
  • Lebih mengutamakan kebersamaan (kolektivisme).
- Masyarakat dianggap sebagai satu-satunya kenyataan sosial, sedang individu-individu fiksi belaka.
- Tidak ada pengakuan atas hak-hak pribadi (individu) dalam sistem sosialis.

  • Peran pemerintah sangat kuat
- Pemerintah bertindak aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahap pengawasan.
- Alat-alat produksi dan kebijaksanaan ekonomi semuanya diatur oleh negara.

  • Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
- Pola produksi (aset dikuasai masyarakat) melahirkan kesadaran kolektivisme (masyarakat sosialis)
- Pola produksi (aset dikuasai individu) melahirkan kesadaran individualisme (masyarakat kapitalis).
Kelemahan-kelemahan sistem ekonomi Sosialis
Teori pertentangan kelas tidak berlaku umum
Tidak banyak kasus, hanya terjadi pada saat revolusi industri (abad pertengahan) dan revolusi Bolsevik tahun 1917). Di India banyak kasta, tapi tidak pernah terjadi revolusi sosial.

  • Tidak ada kebebasan memilih pekerjaan
Maka kreativitas masyarakat tehambat, produktivitas menurun, produksi dan perekonomian akan berhenti.
  • Tidak ada insentive untuk kerja keras
Maka tidak ada dorongan untuk bekerja lebih baik, prestasi dan produksi menurun, ekonomi mundur.
  • Tidak menjelaskan bagaimana mekanisme ekonomi
  • Karl Marx hanya mengkritik keburukan kapitalisme, tapi tidak menjelaskann mekanisme yang mengalokasikan sumber daya di bawah sosialisme.
sistem ekonomi Sosialis tidak sama dengan sistem ekonomi komunis
- Sosialisme merupakan tahap persiapan ke komunisme.
- Komunisme merupakan tahap akhir perkembangan masyarakat (The Six Major Historical Stages): primitive communism slaery feudalism, capitalism, sosialism dan full communism

Terkait tentang Sistem Ekonomi Sosialis (Sosialisme) :

·         Prinsip Dasar Sistem Ekonomi Sosialis

Dalam sistem ekonomi sosialisme mempunyai beberapa prinsip dasar sebasagai berikut: 1) Pemilikan Harta oleh Negara Seluruh bentuk produksi dan sumber ...

·         Sejarah Lahirnya Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan kemakmuran bersama, filosofi ekonomi sosialis adalah bagaimana mendapatkan kesejahteraan, perkembangan sosialisme dimulai dari kritik terhadap ...

·         Kebaikan Sistem Ekonomi Sosialis

Adapun kebaikan-kebaikan dari Sistem Ekonomi Sosialis adalah 1) Disediakannya kebutuhan pokok Setiap warga Negara disediakan kebutuhan pokoknya, termasuk makanan dan ...

·         Kelemahan Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem Ekonomi Sosialis mempunyai kelemahan sebagai berikut : 1) Sulit melakukan transaksi Tawar-menawar sangat sukar dilakukan oleh individu yang terpaksa ...

·         Sistem Ekonomi Kapitalis (Kapitalisme)

Ciri-ciri sistem ekonomi Kapitalis : Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi. Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu. Inidividu bebas memilih ...

Perekonomian Terbuka Vs Perekonomian Tertutup


Perekonomian Terbuka VS Perekonomian Tertutup

Ekonomi terbuka adalah ekonomi dimana ada kegiatan ekonomi antara masyarakat domestik dan luar, mulai dari kegiatan bisnis seperti kegiatan perdagangan barang dan jasa dengan orang lain dan bisnis dalam komunitas internasional, dan aliran dana sebagai investasi di perbatasan.
Dalam perekonomian terbuka, belanja suatu negara pada suatu tahun tertentu tidak perlu sama dengan output barang dan jasa. Sebuah negara bisa mengeluarkan uang lebih dari menghasilkan dengan peminjaman luar negeri atau dapat menghabiskan kurang dari memproduksi dan meminjamkan pada pihak asing.
Model dasar perekonomian terbuka adalah sebagai berikut :
Y= C + I + G + ( X-M ).
Sedangkan ekonomi tertutup adalah model statis sederhana yang memungkinkan kita untuk melihat bagaimana tingkat bunga riil menyesuaikan untuk menjaga keseimbangan di pasar dana pinjaman yang menyiratkan keseimbangan di pasarbarang.
Model dasar perekonomian tertutup adalah sebagai berikut :
Y = C + I(r) + G
Negara Indonesia termasuk negara dengan system perekonomian terbuka.  Indonesia memiliki rasio ekspor terhadap PDB sebesar 30% sebelum terjadinya krisis global. Sedangkan di tahun 2009 angka tersebut naik sebesar  USD 13.33 miliar. Dalam hal ini ekspor non-migas masih mendominasi diataranya batubara, kelapa sawit, dan karet. Ketiga komoditas tersebut menyumbang sebesar USD34 miliar.  Ekspor migas hanya berkisar 19 miliar saja  (berdasarkan data pada Desember 2009).
            Tidak banyak data yang saya dapatkan untuk negara India. Indikator sebuah negara untuk masuk dalam kategori perekonomian terbuka adalah adanya jalinan kerjasama bilateral atau multilateral dengan negara lain.  Dalam artikel yang saya baca salah satu perusahaan India yaitu Tata Steel mengakuisisi Krakatau stell milik Indonesia. Selain itu Tata Steel juga telah mengakuisisi sebagian pertambangan batu bara milik perusahaan Bumi Resources ( milik kelompok Bakrie ). India juga sedang gencar memasarkan motor Pulsar yang diproduksi kelompok usaha Bajaj. Dengan data tersebut maka saya memasukkan India kedalam negara dengan system perekonomian semi terbuka. 32% dari PDB adalah kontribusi dari tabungan masyarakat.



            Sama seperti halnya kedua negara yang telah saya sebutkan diatas, negara Thailand termasuk dalam kategori dengan system perekonomian terbuka. Rasio ekspor terhadap PDB sebesar 74% sebelum krisis global. Setelah terjadinya krisis global rasio tersebut menurun beberapa persen.
            Produk Domestik Bruto (PDB) AS selama tahun 2007 sebesar  USD 13.8 T. Diantaranya 80% bersumber dari perekonomian berbasis jasa, sedangkan perdagangan, perakitan barang pangan dan ritel mencapai 65% dari total sektor jasa. Amerika Serikat masuk dalam kategori perekonomian terbuka, hal itu jelas terlihat karena AS adalah kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Mendominasi sebagai negara investor diseluruh dunia. Namun negara adidaya tersebut kini  sedang mengalami  deficit perdagangan atau jumlah impor melampaui jumlah ekspornya dengan seisi dunia, yang berada pada kisaran  USD736,6  miliar.
            Negara Inggris adalah salah satu negara dengan ekonomi yang kuat. Perusahaan swasta adalah soko guru ekonomi Inggris yang mengambil 60% dari PDBnya. Meski Inggris menjadi salah satu negara industry, namun nilai ekspor di tahun 1998 hanya mencapai 6.4%. Di tahun 2008 manufaktrur Inggris mengalami deficit sebesar 20juta pound. Dengan data-data tersebut saya menggolongkan negara Inggris sebagai negara dengan system perekonomian semi terbuka.
            Dari beberapa contoh negara diatas, ternyata tidak semua negara maju mencanangkan system perekonomian terbuka, padahal pada awalnya saya berpikir bahwa negara-negara maju pastilah menganut system perekonomian terbuka. Karena beberapa factor, seperti sumberdaya alam yang melimpah, industry dan teknologi yang sudah mumpuni membuat negara tersebut tidak perlu melakukan perdagangan internasional secara berlebihan. Kita ambil contoh negara Inggris yang rasio ekspornya hanya mencapai 6.4% dari PDB .
Namun dalam era globalisasi, tidaklah mudah menemukan negara dengan system murni perekonomian tertutup. Sangat sulit jika sebuah negara tidak menjalin kerjasama dengan negara lain. Walau sekecil apapun, mereka tetap menjalin kerjasama dibidang yang lain tidak selalu dibidang ekonomi.

http://allaboutmycollege.blogspot.com/2011/03/perekonomian-terbuka-vs-perekonomian.html